1.1 Sejarah dan Perkembangan Perusahaan
PT Indofood CBP
Sukses Makmur Tbk merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang
industri makanan. Perusahaan yang berdiri pada 17 Desember 1992 di
Cibitung ini diberi nama PT Indosentra Pelangi.
Pada awal tahun
2010 perusahaan ini mengganti namanya menjadi PT Indofood CBP Sukses Makmur
Tbk. Slogan yang terdapat pada logo
Indofood yang berbunyi “the symbol of
quality food” atau “lambang makanan bermutu” mengandung konsekuensi hanya
produk bermutulah yang dihasilkan. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk merupakan
perusahaan pengolah makanan utama di Indonesia yang hampir seluruh produknya
menguasai pangsa pasar khususnya pasar domestik.
PT Indofood CBP
Sukses Makmur Tbk Cibitung merupakan pusat perusahaan yang bergerak dibidang
food seasoning dan mempunyai cabang perusahaan yang berada d di Semarang.
Jenis-jenis
produk yang diproduksi oleh PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk divisi food
seasoning ini ada 7, yaitu :
·
Sari
kedelai
· Kecap manis dan manis sedang merk
Indofood, piring Lombok, enak & pandaroo
· Kecap asin dengan merk Indofood
· Bumbu instant dengan merk Indofood
dan maggi
· Bumbu powder dengan merk Indofood
dan maggi
· Saus & sambal dengan merk
Indofood & piring Lombok
· Sirup dengan merk indofood
1.2
Lokasi dan Tata Letak Perusahaan
PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Divisi Food Seasoning
Cibitung ini beralamat di Kampung Jarakosta, Desa Sukadanau RT 05/RW 02
Cikarang Barat, Bekasi 17520. Dengan batas-batas wilayah sebagai
berikut :
Berbagai
fasilitas industrial yang ada adalah Kantin, Poliklinik, Koperasi, Mushola dan
Tempat olahraga.
1.3 Struktur Organisasi Perusahaan
Struktur organisasi merupakan gambaran fungsi dan
tanggungjawab tugas dan kewajiban serta kekuasaan yang ada pada perusahaan agar
personil mudah dalam melaksanakan aktifitasnya untuk mencapai tujuan yang telah
ditetapkan sebelumnya.
PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk dipimpin oleh KADIV (Kepala Divisi) yang membawahi
DIFAM (Divisi Financial & Accounting Manager), MFQ manager, Marketing
manager, dan PDQC manager. PDQC manager membawahi Microbiologi manager, PD
manager, Hygiene &QC manager, dan QA manager.
a. Microbiology
manager
Microbiology manager adalah orang yang bertanggungjawab
terhadap organisasi di lab mikro dan bertugas untuk merencanakan,
mengorganisasikan, memimpin, mengendalikan pekerjaan staf dan karyawan dan
menggunakan sumber-sumber daya perusahaan untuk mencapai tujuan perusahaan yang
telah ditetapkan. Microbiology manajer membawahi coordinator kecil dan
coordinator mikro.
b. Hygiene
and QC manager
Hygiene and QC Manager merupakan suatu departemen yang
menangani tentang hygiene dan pengawasan mutu perusahaan. Hygiene membawahi
hygiene staf yang membawahi pula QC spv. QC spv membawahi 2 koordinator yaitu
coordinator RM,PM,FG dan coordinator Inline proses. Kedua coordinator tersebut
membawahi QC field yang bertugas untuk :
a.
Menjamin dan mengendalikan proses produksi berlangsung sesuai dengan prosedur
yang sesuai dengan standar
b.
Memberikan laporan pengendalian proses dan catatan mutu selama
proses produksi berlangsung
c.
Melakukan penilaian mutu proses produksi dan kebersihan ruangan produksi
d.
Melaporkan setiap penyimpangan yang terjadi di lapangan kepada atasannya.
QC Laboratorium
1. Lab. PO
Analisa PO ditujukan pada semua sampel
yang telah didata pada penerima sampel seperti, sampel RM fresh, RM non fresh
serta analisa proses. Analisa PO pada sampel produksi dilakukan untuk menjamin
kualitas produk tetap terjaga. Penerima sampel bertugas untuk menerima sampel
serta mengelompokan sampel untuk keperluan analisa. Kegiatan yang dilakukan
meliputi penomoran dan pendataan yang diinput ke komputer. Dalam kegiatan
penerimaan sampel diperlukan kecermatan serta ketelitian, karena sampel yang
ada banyak dan parameter pengujiannya pun juga banyak.
1. RM Fresh
Analisa PO pada sampel RM Fresh
meliputi kenampakan barang yang sesungguhnya. Kenampakan tersebut seperti
bentuk, warna, aroma, rasa, jamur, benda asing, kotoran, dan lain sebagainya.
Seperti pada analisa cabe, parameter analisanya meliputi, kekeringan/ kelayuan,
benda asing, lewat matang, kotoran/ kelopak, variasi warna, variasi jenis,
serangga dan lain-lain.
Analisa PO pada bawang bombai
parameternya yaitu, bentuk normal,, warna putih kehijauan, aroma & rasa
normal, kelayuan, lewat matang, kadar kotoran, serta benda asing.
2. RM Non Fresh
Analisa PO pada
sampel RM non fresh seperti gula parameternya yaitu bentuk, warna, aroma, rasa,
serta benda asing.
Adapun
kegiatan yang dilakukan di Lab. PO yaitu:
a) Sampel
diprepare serta dipanel oleh analis PO.
b)
Analisa PO yang dilakukan adalah membandingkan sampel uji dengan sampel standar
yang telah ditetapkan, jika sampel tidak sesuai dengan sampel standar maka
hasil analisa sampel reject atau bisa dilakukan re-sampling.
c) Sebelum
melakukan analisa, analis harus ditraining. Ini dimaksudkan agar hasil analisa
yang meliputi panel organoleptik analis akurat.
d) Selain
melakukan kegiatan panel, analis juga melakukan uji warna pada sampel. Tidak
semua sampel diuji warna dan analisa warna dilakukan dengan menggunakan
cromameter.
Chromameter
Cromameter/ colorimeter merupakan alat
yang digunakan untuk mengukur warna dari permukaaan suatu objek. Prinsip dasar
dari alat ini ialah interaksi antara energi cahaya diffus dengan atom atau
molekul dari objek yang dianalisa.
Prinsip alat ini adalah mengukur
parameter atau tristimulus warna XYZ menggunakan tiga buah filter X (merah), Y
(hijau), dan Z (biru). Selain tiga buah filter, chromameter memiliki beberapa
komponen penting antara lain adalah sumber cahaya, sensor, penguat, pengolah
data dan display. Alat ini terdiri atas ruang pengukuran dan pengolah data.
Ruang pengukuran berfungsi sebagai tempat untuk mengukur warna objek dengan
diameter tertentu.
Setiap kromameter dengan tipe berbeda
memiliki ruang pengukuran dengan diameter yang berbeda pula. Sumber cahaya yang
digunakan yaitu lampu xenon. Lampu inilah yang akan menembak permukaan sampel
yang kemudian dipantulkan menuju sensor spektral. Selain itu, enam fotosel
silikon sensitifitas tinggi dengan sistem sinar balik ganda akan mengukur
cahaya yang direfleksikan oleh sampel.
Skema pengukuran dari kromameter yaitu
sampel diberi cahaya diffus dan diukur pada sudut tertentu. Cahaya diffus yang
mengenai sampel dipantulkan pada sudut tertentu, kemudian diteruskan ke sensor
spektral, lalu dihitung menggunakan komputer mikro. Data hasil pengukuran dapat
berupa L*a*b* sehingga sering disebut sistem CIE L*a*b* atau CIELAB. Sistem warna CIELAB merupakan
suatu skala warna-warna yang seragam dalam dimensi warna.
Form POB
Pengisian form POB ( panel Organoleptik
Bersama ) dilakukan setiap kali analis melakukan panel. Pengisian tersebut
dilakukan untuk mengetahui berapa sampel yang telah dianalisa organoleptiknya.
Sampel yang
diberikan oleh QC Field tidak hanya ditujukan untuk pengujian di laboratorium
saja, tetapi ada sebagian yang ditujukan untuk shelf life dan ada yang
ditujukan untuk dokumentasi. Shelf life yaitu umur simpan dari pada produk yang
dihasilkan oleh proses produksi. Sedangkan sampel dokumentasi adalah sampel
yang ditujukan apabila ada komplen dari konsumen.
Apabila ada
komplen dari konsumen maka akan dilakukan pengujian produk yang diambil dari
sampel dokumentasi. Semua produk yang telah dipasarkan ada dalam sampel
dokumentasi. Dokumentasi tertata dengan rapi serta ditata sesuai dengan jenis
produk. Sampel ini biasanya hanya disimpan selama selang waktu yang tidak
begitu lama dan secara berkala.
2. Lab. Kimia
Analisa yang ada di laboratorium kimia
diantaranya meliputi:
Analisa Kadar NaCl dengan
Metode Potensiometri
- Analisa Kadar Abu Total
- Analisa Viskositas
- Analisa protein
- pH
- BJ
- Kadar air
3. Lab. Mikrobiologi
Untuk menumbuhkan dan mengembangbiakkan mikroba diperlukan suatu
substrat yang disebut medium. Sedangkan medium itu sendiri sebelum digunakan
harus dalam keadaan steril artinya tidak ditumbuhi oleh mikroba lain yang tidak
diharapkan agar mikroba dapat tumbuh dan berkembangbiak dengan baik di dalam
medium, maka diperlukan syarat tertentu yang diantaranya bahwa di dalam medium
harus terkandung semua unsure hara yang diperlukan untuk pertumbuhan dan
perkembanganmikroba kemudian susunan makanannya, tekanan osmosis, derajat
keasaman (pH), temperature, dan sterilisasi.
Analisa
yang dilakukan di Lab mikrobiologi PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Divisi
Food Seasoning adalah APC, E.Coli, Coliform, Ecterobacteriaceae, dan Yeast
& Mould.